Rabu, 02 November 2011

Etika & Aspek Hukum Yang Berdampak Pada Sikap Beretika Kerja & Sikap Individual Yang Berlandaskan Modernisasi Dengan Beretika Dan Taat Hukum

Sikap Individual Yang Berlandaskan Modernisasi Dengan
Beretika Dan Taat Hukum Pokok Bahasan VII

I.Pendahuluan

Modernisasi berakibat perubahan cara hidup, perubahan ini terjadi dan melanda seluruh

benua Eropa di abad ke 17.

Pada waktu itu etos ideologi individualisme menjadikan setiap orang saling berkompetisi,

berambisi untuk mencapai prestasi dengan cara bekerja keras untuk menempa bakatnya. 

Kehidupan social sebagai bentuk ekspresi kebersamaan ditolak, keinginan bersatu dengan

komunitas yang mencakup sekelompok manusia yang saling berinteraksi hanya cetusan

dari ambisi untuk meraih kekuasaan. Dalam masa- masa itu individualisme merusak

karakter komunitas yang memobilisasi ketetapan agenda aturan baku.



Pro dan kontra atas modernisasi yang merubah cara hidup manusiia.Jhon Dewey  dalam

penelitian ilmiahnya  menyatakan bahwa “ Individualisme adalah rasa yang dibangun

oleh sentuhan genetika yaitu sikap yang dapat membedakan baik dan buruk,sehingga

berdasarkan kemampuannya itu mampu membentuk kepribadian diri dengan cara

menerima kekurangan dirinya dan mempersembahkan kebaikan diri untuk memperbaiki

dunia.” * ( Dikutip saat kuliah S2 Manajemen pendidikan di universitas Jakarta 2001)


Pada masa itu komunitas adalah persoalan dari modernisasi, namun individualisme

membutuhkan modernisasi.

Setelah pasca modern ternyata komunitas adalah jawaban dari keinginan setiap orang

yang menganut paham  individualisme. Berdasarkan keindividualan masing- masing

akhirnya mereka berkolaborasi, berdiskusi untuk meramu nilai hidup dengan menerapkan

etika, taat hukum. 

II. Sikap individual yang berlandaskan modernisasi

Fenomena multi dimensi, inilah yang dinamakan zaman modern, zaman  ini sedang

dialami di Indonesia. Paham individualime diterapkan dengan cara ingin kaya sendiri ,

ingin pandai sendiri, masing- masing individu berupaya mensejajarkan dirinya agar

saling memiliki kekayaan yang dianggap sebagai sarana untuk kebanggaan diri.

Memperkaya diri dengan merugikan orang lain di dihalalkan sehingga korupsi mencapai

tingkat yang tertinggi di Indonesia.

Etika individual mengarahkan bagaimana seseorang memiliki suatu keyakinan

berdasarkan hasil pengamatannya selama bersosialisasi dengan setiap orang .

Pengamatan ini dilakukan dengan cara mengasah kepekaan untuk mampu

mendengar suara hatinya untuk berbuat baik.

III Beretika Dan Taat Hukum

Beretika dan taat hukum diterapkan di era modernisasi  yaitu dengan  sikap masing-

masing individu - individu  yang ditempa untuk bersikap, berpikir dan merasakan

rasa kebersamaan dan keberbedaan.

Dan   persoalan masing- masing individu untuk bertanya pada hati  nurani, agar mampu

memberi teladan, selalu bertanggung jawab untuk memberlakukan diri  taat hukum dan

tidak melanggar etika yang telah menjadi kaidah dan norma- norma yang ada dan telah

diwariskan secara turun menurun antara satu generasi ke generasi lainnya.


Dewasa ini menjalin hubungan baik dan memperluas jaringan komunikasi, menjadi

dambaan setiap orang, juga memiliki pola hidup beretika dan taat hukum.

Mereka yang menganut paham individualisme mendambakan kenyamanan hidup dengan 

saling menerima keberbedaan tanpa rasa tersisih antara satu dengan lainnya.   Manusia

modern mampu bertoleransi, selalu bersikap evaluatif dan mawas diri.

Contoh kasus

Haris dibesarkan dilingkungan tradisional , dilingkungan tradisi sastra lisan, berbahasa

Batak; sejak kecil ia berkomunikasi dan mendengarkan bahasa tutur yang mengekspos

bahasa puitis yaitu dalam bentuk bahasa sastra. Dan seiring berjalannya waktu

kepekaannya terhadap bahasa menjadi terasah dengan sendirinya. Diusia 15 tahun ia

membaca buku “ Max Havelaar”  karya Multa tuli. Sajak Saijah dan Adionds amat

sangat menarik hatinya dan terpatri didalam ingatannya ungkapan perasaannya terhadap

pengamatannya akan bahasa sastr amat menyrntuh hatinya. didalam buku itu.

Etika adalah persoalan menyentuh hati dan perasaan batin.

Pada periode itu individu seseorang akan merasakan haru dan terlibat secara emosi dalam

kebersamaan rasa..

Pendalaman Etika individual adalah dengan membangun rasa simpati terhadap

pengalaman hidup seseorang melalui kesadaran dirinya akan keniscayaan.

Grace Pramutadi S. Sn MBA













Etika & Aspek Hukum
Yang Berdampak Pada Sikap Beretika Kerja


Pendahuluan

Status atau kedudukan dan peranan seorang individu didalam masyarakat berdasarkan

ketaatan seseorang terhadap norma-norma. Yang akhirnya mengarahkan seseorang untuk

dapat menyesuaikan diri  didalam kehidupan sosialnya.
      
berdampak pada sikap beretika kerja.

Definisi dari kata “masyarakat” adalah:

“Kesatuan kehidupan manusia yang saling berinteraksi  menurut suatu sistem adat

  istiadat tertentu yang bersifat berkelanjutan.”
                                                                       

Proses berinteraksi didalam kehidupan masyarakat melalui sarana kontak dan komunikasi

Kontak antar individu dapat dilakukan dalam jarak dekat dengan berhadapan muka atau

jarak jauh lewat satelit, telpon, televisi, radio atau melalui surat menyurat.

Berinteraksi dengan berkomunikasi bertujuan antara lain untuk menghindarkan salah

pengertian sehingga keberlangsungan interaksi sosial menjadi   dapat berlangsung lancar

tanpa hambatan.

Berdasarkan ilmu Sosiologi diterangkan bahwa sebagai individu yang adalah bagian dari

masyarakat memiliki 2 (dua) macam kedudukan yang dapat diperoleh dengan sendirinya.

yaitu:

  1. Kedudukan tergariskan (Ascribed Status)

  1. Kedudukan diusahakan ( Achieved Status)




I.                   Karier dan jabatan

Kedudukan yang diusahakan dapat berupa hasil usaha seseorang untuk pencapaian

ambisinya / arahan seseorang agar individu tersebut  dapat mencapai kedudukan yang

memadai dalam kehidupan sosialnya.

Karier yang gemilang dicapai dengan cara  meningkatkan kemampuan sehingga jabatan

tinggi dapat diraih dan prestasi yang didapatnya menaikkan  status / kedudukan sosialnya  

didalam maasyarakat.

Didalam dunia usaha sering diungkapkan bahwa seseorang yang memiliki etika kerja

yang baik akan mudah meraih sukses, disertai faktor keberuntungan, bakat /keahlian

sebagai penunjang lainnya

Contoh dari karier dan jabatan seseorang yang diusahakan adalah dengan  usaha

 pencapaian sesorang untuk dapat masuk dalam organisasui Guiness of Record.    

Tersebutlah  Astrey yang telah menjadi  pemenang dalam pencapaian 555kali sit up

dalam satu jam dan salto selama 24 jam tanpa henti. Pemenang lainnya adalah Bary yang

 mampu mengangkat barbell seberat 40kg selama 5 detik dengan jari kelingkingnya. Dan

Yao Ming yang bertubuh setinggi 2,26 meter menjadi orang tertinggi didunia.

Kiat- kiat mereka dalam meraih sukses antara lain:

“ Mempelajari dan berusaha kerasar dapat mewujudkan keinginan menjadi

   istimewa”   ( Astrey)
                                                   
“ Fokus terhadap tujuan yang ingin diwujudkan dengan melatih diri secara

   disiplin”(Bary)

“Membuktikan diri untuk menjadi yang terbaik dengan menerapkan dan

    menghayati etika kerja” ( Yao Ming)

Menjadi pemenang Guiness of record merupakan awal dari kesuksesan karier lainnya

Hal ini dialami oleh Yao Ming yang akhirnya terpilih menjadi pemain basket

professional.

Colin yang saat itu menjabat sebagai manajer dan pencari bakat  untuk Club basket

bergengsi NBA  dapat meyakinkan semua orang dan selalu memacu keberhasilan yao

Ming agar dapat menjadi kebanggaan bagi Negara, bangsa dan club NBAnya.

Dalam buku biografinya Yao Ming menceritakan pengalamannya sebagai pemain basket

 professional dan bagaimana usaha pencapaian suksesnya.

Sesampainya di Amerika Yao Ming yang berkebangsaan China mengalami berbagai

kendala dalam berkomunikasi dan bersosialisasi , karena ia yang dibesarkan dalam

keluarga tradisional dan secara turun temurun mewarisi bakat untuk menjadi pemain

basket. Dinegaranya menjadi pemain yang baik adalah dengan menguasai strategi dan

kelebihan dirinya  juga ia   selalu berpendapat menjadi yang terbaik adalah dengan

mengutamakan kesuksesan dirinya sendiri sebagai pemain.

Sedangkan di Amerika,  sukses adalah akibat dari keberhasilan team dan kebersamaan

adalah proses dari jalinan  persahabatan. Dan sebagai anggota club NBA yang termasyur

budaya ini sudah dianut sejak lama  dan hal ini dihayati sebagai bagian dari ketaatan akan

norma/etika kerja.

Perbedaan dari pola pikir dan adat istiadat menjadikan  YaoMing diawal  kehadirannya

 sebagai pemain mengalami kegagalan yang telak bagi club NBA.

Pelatihnya menghimbau dengan berbagai cara agar  Yao Ming mampu menjalin

hubungan baik dengan rekan- rekan satu teamnya, agar dilapanganpun rasa kebersamaan

itu akan tercermin menjadi kekompakkan untuk pencapaian keberhasilan bersama.

Sukses yang diraih seseorang melalui proses pelatihan diri secara pola pikir dan

pengelolaan terhadap citra dirinya , dan semangat yang membara tidak pernah putus

 asa dan pantang menyerah adalah kunci keberhasilanya. Yao Ming terpacu untuk

mencari letak lkelemahan dirinya dan mempersembahkan kelebihan dirinya bagi club

NBA. Dan akhirnya hal inilah yang  menjadikan Yao Ming sukses dalam kariernya

sebagai pemain basket professional NBA.


Grace Pramutadi S. Sn MBA




  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar